Web Analytics

Kenali Penyebab dan Cara Memperbaiki Aki Mobil yang Tekor

Koderedeemff.com – Aki merupakan salah satu komponen paling utama untuk menggerakkan mobil.

Saat dalam perjalanan, cara memperbaiki aki mobil yang tekor penting untuk diketahui.

Hal ini karena terkadang pengemudi tidak mengetahui bahwa akinya mulai mengalami kerusakan bahkan sampai mogok.

Penyebab dan Cara Memperbaiki Aki Mobil yang Tekor
Penyebab dan Cara Memperbaiki Aki Mobil yang Tekor

Sebenarnya, aki tekor berakibat pada mobil yang gagal dinyalakan.

Penyebabnya bisa berasal dari faktor internal juga eksternal.

Cara untuk memperbaiki aki tekor dapat dilakukan sendiri dengan peralatan sederhana dan mudah dilakukan.

Penyebab Aki Mobil Tekor

Sebelum mengetahui cara memperbaiki tekornya aki mobil, perlu mengetahui terlebih dahulu faktor penyebabnya.

Hal ini akan membantu pemilik mobil memahami gangguan yang terjadi pada kendaraannya.

Berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan kerusakan pada aki mobil, antara lain:

1. Mobil Jarang Dinyalakan

Mobil wajib dihidupkan secara berkala. Apabila tidak pernah dihidupkan dalam waktu lama, tegangan listrik pada akinya akan menurun.

Jadi tidak harus dijalankan, yang penting panaskan mesin mobil dalam beberapa menit untuk menjaga tegangan listrik aki bekerja dengan baik.

2. Kebiasaan Dalam Pemakaian

Menghidupkan AC saat mobil sedang berada pada kondisi mati merupakan kesalahan yang masih sering terjadi.

Kebiasaan ini dapat memperpendek usia aki bila sering dilakukan.

Bahkan menyebabkan aki tiba-tiba tekor.

Bila hal ini terjadi berkelanjutan juga akan memperparah keadaan aki itu.

3. Pemakaian Aksesoris Berlebih

Banyak orang yang menghias mobilnya dengan aksesoris seperti lampu, audio, dan masih banyak lagi.

Hal ini boleh saja selama tidak berlebihan.

Perlu diketahui bahwa semakin banyak aksesoris yang membutuhkan listrik pada mobil, akan meningkatkan tenaga dari aki yang keluar.

Cara Mengatasi Aki Mobil yang Tekor

Sebenarnya untuk cara memperbaiki aki mobil yang tekor pada mobil manual dan matic memiliki sedikit perbedaan.

Hal ini perlu diketahui oleh pemilik kendaraan itu agar dapat merawat aki kendaraannya dengan tepat.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan saat aki mobil mengalami tekor

1. Periksa Jumper Aki Pada Mobil Manual Maupun Matic

Letakkan tuas transmisi pada posisi parkir (P) atau netral (N).

Kemudian hubungkan kabel jumper warna merah pada kutub yang sesuai.

Selanjutnya, cobalah untuk menghidupkan kembali mesin mobil.

Injak pedal gas hingga pada kisaran 1000 rpm, kemudian nyalakan mobil.

2. Mendorong Mobil Manual

Pada mobil manual, metode jumper masih dapat diterapkan.

Namun ada alternatif cara memperbaiki aki mobil yang tekor khusus manual, yaitu didorong.

Caranya yakni pindahkan transmisi menuju gigi 3 atau 4.

Kemudian injak penuh pedal kopling. Dalam waktu bersamaan, dorong mobil hingga mencapai jarak 5-10 meter.

Apabila sudah mencapai jarak tertentu, perlahan lepas pedal kopling.

Apabila aki berfungsi dan mobil dapat menyala kembali, jangan langsung dijalankan.

Biarkan dulu mobil menyala selama 20 hingga 30 menit. Beri waktu pada aki untuk terisi kembali.

3. Minta Bantuan Mobil Lain untuk Pendonor Aki Mobil Matic

Sediakan aki normal serta kabel jumper aki. Mintalah bantuan dari mobil lain sebagai “pendonor” aki, pastikan akinya berada pada kondisi normal.

Selanjutnya pastikan keduanya sudah dipindah ke gigi parkir (P).

Kemudian hidupkan mobil “pendonor”, hubungkan kedua aki tersebut menggunakan kabel jumper.

Pastikan kabel dipasang sesuai kutubnya. 

Perangkat yang menerima bantuan aki juga harus berada di kondisi tidak aktif.

Jika sudah, hidupkan kembali mobil. Usahakan bertahan pada 1000 rpm, minimal 15 menit.

Apabila mobil tetap hidup, dengan hati-hati lepaskan kabel jumper.

Demikian penyebab aki tekor dan cara mengatasinya. Aki ibarat nyawa bagi sebuah mobil.

Apabila tidak dilakukan perawatan secara rutin, aki akan cepat mengalami kerusakan hingga tekor.

Mempelajari cara memperbaiki aki mobil yang tekor dapat menjadi senjata untuk menghadapi hal ini, sehingga tidak perlu panik dalam mengatasinya.

Leave a Comment